DigiBerita.com | Bahasa Indonesia
18 January 2025

Digiberita.com

Berita Startup dan Ekonomi Digital

Cak Udin Instruksikan Kader PKB Salat Ghaib Untuk Korban Kanjuruhan –

3 min read

Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid amat berduka atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Diketahui, hingga Minggu (2/10) malam tercatat ratusan jiwa pecinta sepakbola tewas dan terluka usai pertandingan antara Arema Malang dan Persebaya, Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10).

“Saya sangat berduka cita atas tragedi suporter Arema yang sampai saat ini sudah 182 korban meninggal dunia dan ratusan lainnya masih luka-luka,” kata Cak Udin, sapaan akrab Hasanuddin Wahid kepada RM.id, Minggu (2/10).

Dikatakan, ini adalah sejarah kelam persepakbolaan Indonesia. Dia berharap, ini adalah tragedi kekerasan terakhir dalam dunia sepakbola tanah air.

“Ini tak boleh terulang lagi. Saya minta semua yang bertanggungjawab atas kerusuhan ini bisa diselesaikan secara peraturan perundang-undangan dan hukum. Semua pihak baik dari penyelenggaran, PSSI, kepolisian kalau ada yang salah dalam penanganan harus ditindak sesuai hukum,” tegasnya.

Cak Udin juga meminta kepada seluruh supporter untuk menjadi lebih dewasa untuk bisa menahan dari dari apapun hasil pertandingan. Diingatkannya, selama ini sepakbola sudah menjadi bagian dari Malang Raya.

“Oleh karena itu, cukup ini yang terakhir. Saya mohon kepada semua pihak mari kita bahu membahu selamatkan ratusan korban evakuasi,” pintanya.

Dia mengimbau Aremania membantu pihak rumah sakit, penyelenggara, untuk mengidentifikasi para korban untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban meninggal.

Selain itu, bahu membahu memberikan bantuan kepada mereka yang kesusahan, yang sedang terluka atau yang sedang dirawat karena terluka.

Dia juga meminta, seluruh kader PKB untuk menggelar salat ghaib dan pengibaran bendera setengah tiang serta tahlil selama 7 hari yang ditujukan untuk para korban tragedi Kanjuruhan.

“Saya sebagai Sekjen PKB, mengajak seluruh kader PKB dan saya mengimbau kepada seluruh supporter sepakbola di seluruh tanah air apa pun klub anda, di manapun anda berada, untuk salat ghaib bagi ratusan suporter arema yang meninggal,” imbaunya.

Cak Udin juga mengajak seluruh suporter berkumpul mencari solusi terbaik bagi persepakbolaan Indonesia. Ini agar sepakbola benar-benar urusannya hanya prestasi dan kebanggan bangsa, bukan tragedi.

“Dari tadi malam semua ambulans relawan saya dan semua relawan di dapil membantu mengidentifikasi dan mengevakuasi korban. Saya juga turun lapangan ke rumah korban. Sekali lagi semoga ini yang terakhir,” pungkas Anggota Komisi X DPR RI Dapil Malang Raya yang juga Aremania ini. ■
]]> , Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid amat berduka atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Diketahui, hingga Minggu (2/10) malam tercatat ratusan jiwa pecinta sepakbola tewas dan terluka usai pertandingan antara Arema Malang dan Persebaya, Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10).

“Saya sangat berduka cita atas tragedi suporter Arema yang sampai saat ini sudah 182 korban meninggal dunia dan ratusan lainnya masih luka-luka,” kata Cak Udin, sapaan akrab Hasanuddin Wahid kepada RM.id, Minggu (2/10).

Dikatakan, ini adalah sejarah kelam persepakbolaan Indonesia. Dia berharap, ini adalah tragedi kekerasan terakhir dalam dunia sepakbola tanah air.

“Ini tak boleh terulang lagi. Saya minta semua yang bertanggungjawab atas kerusuhan ini bisa diselesaikan secara peraturan perundang-undangan dan hukum. Semua pihak baik dari penyelenggaran, PSSI, kepolisian kalau ada yang salah dalam penanganan harus ditindak sesuai hukum,” tegasnya.

Cak Udin juga meminta kepada seluruh supporter untuk menjadi lebih dewasa untuk bisa menahan dari dari apapun hasil pertandingan. Diingatkannya, selama ini sepakbola sudah menjadi bagian dari Malang Raya.

“Oleh karena itu, cukup ini yang terakhir. Saya mohon kepada semua pihak mari kita bahu membahu selamatkan ratusan korban evakuasi,” pintanya.

Dia mengimbau Aremania membantu pihak rumah sakit, penyelenggara, untuk mengidentifikasi para korban untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban meninggal.

Selain itu, bahu membahu memberikan bantuan kepada mereka yang kesusahan, yang sedang terluka atau yang sedang dirawat karena terluka.

Dia juga meminta, seluruh kader PKB untuk menggelar salat ghaib dan pengibaran bendera setengah tiang serta tahlil selama 7 hari yang ditujukan untuk para korban tragedi Kanjuruhan.

“Saya sebagai Sekjen PKB, mengajak seluruh kader PKB dan saya mengimbau kepada seluruh supporter sepakbola di seluruh tanah air apa pun klub anda, di manapun anda berada, untuk salat ghaib bagi ratusan suporter arema yang meninggal,” imbaunya.

Cak Udin juga mengajak seluruh suporter berkumpul mencari solusi terbaik bagi persepakbolaan Indonesia. Ini agar sepakbola benar-benar urusannya hanya prestasi dan kebanggan bangsa, bukan tragedi.

“Dari tadi malam semua ambulans relawan saya dan semua relawan di dapil membantu mengidentifikasi dan mengevakuasi korban. Saya juga turun lapangan ke rumah korban. Sekali lagi semoga ini yang terakhir,” pungkas Anggota Komisi X DPR RI Dapil Malang Raya yang juga Aremania ini. ■

]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2020 - 2025. DigiBerita.com. All rights reserved |